Praktikum IPA: Merangkai Listrik Sederhana

Praktikum IPA: Merangkai Listrik Sederhana

DSCF0274

Pembelajaran sains tidak selalu harus berlangsung melalui penjelasan di dalam kelas. Di SMP Peduli Anak, siswa diajak memahami konsep IPA melalui pengalaman langsung yang memungkinkan mereka melihat bagaimana teori bekerja dalam praktik.

Baru-baru ini, siswa mengikuti kegiatan praktikum tentang rangkaian listrik sederhana. Dalam sesi ini, mereka merangkai baterai, kabel, dan lampu kecil untuk mengamati bagaimana arus listrik dapat mengalir dan menghasilkan cahaya.

Belajar Listrik Melalui Perakitan Sederhana

Dalam kegiatan praktikum, siswa bekerja secara berkelompok untuk menyusun rangkaian listrik hingga lampu dapat menyala. Setiap kelompok mencoba menghubungkan komponen dengan susunan yang tepat agar arus listrik dapat mengalir dengan baik.

Proses ini tidak selalu berjalan lancar. Beberapa kelompok perlu memperbaiki posisi kabel atau memastikan sambungan terpasang dengan benar. Melalui proses mencoba, mengamati, dan memperbaiki, siswa mulai memahami bahwa rangkaian harus tersusun dengan lengkap dan tertutup agar dapat berfungsi.

Mengembangkan Ketelitian dan Kerja Sama

Selain memahami konsep kelistrikan, kegiatan ini juga melatih siswa untuk bekerja sama dalam tim. Mereka berdiskusi, membagi tugas, serta mencatat hasil pengamatan selama praktikum berlangsung.

Dengan pendampingan Bu Ima, kegiatan berjalan secara tertib dan sesuai dengan langkah kerja yang telah ditentukan. Pengalaman ini membantu siswa membangun kebiasaan belajar yang lebih teliti, sistematis, dan bertanggung jawab.

Pengalaman praktik ini membantu siswa memahami konsep kelistrikan secara lebih nyata karena mereka terlibat langsung dalam proses perakitan dan pengamatan. Keterlibatan aktif tersebut memperkuat pemahaman sekaligus membangun kebiasaan belajar yang lebih teliti dan sistematis.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen Peduli Anak dalam menyediakan lingkungan belajar yang mendukung perkembangan pengetahuan dan keterampilan siswa, sehingga setiap anak dapat memperoleh pendidikan yang berkualitas dan bermakna.

Berita Kami

Berita Terbaru